Manfaat Kakao bagi Kesehatan Manusia

Kakao adalah buah yang berasal dari cokelat. Kakao murni atau kakao yang telah diolah menjadi dark chocolate memiliki banyak manfaat kesehatan, dari memperbaiki suasana hati dan menurunkan tekanan darah tinggi hingga mengurangi risiko penyakit jantung.

Biji dalam kakao adalah bahan utama untuk cokelat. Cokelat hitam tanpa pemanis berasal dari biji kakao, yang umumnya terasa pahit. Cokelat hitam dibuat dengan memanggang biji kakao dan menggilingnya dengan halus. 

Manfaat Kakao bagi Kesehatan Manusia

Bubuk kakao dibuat dengan memeras mentega coklat hitam. Untuk menjadi bungkus cokelat yang manis, kakao ditambahkan ke gula, vanilla, cocoa butter, dan susu.

Bubuk kakao memiliki beragam nutrisi yang baik untuk kesehatan Anda. Nutrisi yang terkandung dalam di dalam tanaman kakao sangat banyak, termasuk kandungan protein, karbohidrat, serat, polifenol, flavonoid, kalsium, zat besi, kafein, magnesium, dan kalium.

Manfaat kakao bagi kesehatan

Manfaat kakao hanya berlaku untuk kakao murni atau cokelat hitam, tidak untuk cokelat dengan rasa manis yang telah ditambahkan dengan rasa dan bahan lainnya. Semakin pahit dan semakin hitam cokelat, semakin baik. Sejumlah klaim mengenai manfaat kesehatan kakao meliputi:

Darah rendah

Penelitian telah menunjukkan bahwa makan cokelat hitam selama 2 hingga 18 minggu berturut-turut dapat menurunkan tekanan darah. Efek ini diyakini terkait dengan nitric oxide (NO), yang dapat membantu melebarkan pembuluh darah. Manfaat kakao, yang dapat menurunkan tekanan darah, bermanfaat bagi orang dengan tekanan darah tinggi.

Mengurangi risiko penyakit jantung

Makan cokelat dapat meningkatkan fungsi endotel karena sel-sel melapisi permukaan bagian dalam pembuluh darah. Selain itu, coklat kaya akan antioksidan, flavanol dan zat-zat NO yang dapat melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah. Efek ini baik untuk pencegahan penyakit jantung.

Menambah energi Dan Kekuatan

Makan sedikit cokelat dipercaya memberi energi pada kita. Ini karena kandungan kalori yang tinggi serta kafein dan magnesium dalam kakao.

Memperlambat pikun dan mempertahankan fungsi otak

Aka pikun umumnya terjadi pada lansia. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa flavanol dalam kakao dapat memperlambat proses kehilangan memori pada orang tua. Efek ini diyakini dipengaruhi oleh manfaat kakao, yang dapat mempercepat aliran darah ke otak, dan efek antioksidan yang kuat, yang dapat mengurangi efek kerusakan sel otak.

Memperbaiki suasana hati (mood)

Theobromine, kafein, dan endorfin yang terkandung dalam kakao memiliki efek yang lebih positif dan meningkatkan perhatian. Bahan aktif dalam kakao juga dapat meningkatkan endorfin, senyawa kimia di otak yang berperan melawan stres dan perubahan suasana hati. Endorfin juga diyakini meningkatkan hasrat seksual.

Memiliki sifat anti kanker

Kakao mengandung antioksidan tinggi dan juga antiinflamasi. Efek ini mencegah pertumbuhan sel kanker dalam tubuh dan menangkal dampak kerusakan sel, sehingga risiko terkena kanker dapat dikurangi.

Membantu mengendalikan gejala asma

Bubuk kakao alami dapat mengurangi kecenderungan kambuh pada penderita asma. Theobromine dan theophilin yang ditemukan dalam kakao memiliki manfaat seperti pelebaran jalan napas, sehingga dapat membantu mengurangi gejala asma.

Memperlambat penuaan pada kulit

Kakao memiliki nutrisi yang baik untuk kulit serta bahan kimia yang memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi serta mempercepat sirkulasi darah ke kulit. Efek ini diyakini membantu memperlambat kerusakan jaringan kulit akibat paparan sinar matahari dan memperlambat penuaan kulit.

Berbagai penelitian medis yang disebutkan di atas menunjukkan bahwa kakao memiliki banyak manfaat kesehatan potensial, tetapi penelitian lebih lanjut dan bukti masih diperlukan untuk mendukung klaim ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *