Category Uncategorized

Mengintip Masjid Tertua Di Sumatra Barat

Masjid Asisi merupakan masjid yang konon merupakan masjid tertua di Sumatera Barat,pada tahun 2006 diadakan sebuah sayembara untuk mendesain ulang bangunan masjid ini.

Para Pemenang kompetisi seketika itu juga langsung diumumkan pada bulan September 2006 dan menerima hadiah sebesar Rp 150 juta dari total hadiah sebesar Rp300 juta.

Mengintip Masjid Tertua Di Sumatra Barat

Tersebar di area seluas 40 ribu meter persegi, masjid dengan konstruksi seluas 18 ribu meter persegi ini adalah karya arsitek, Rizal Muslimin.

Rencana masjid adalah kotak yang menjorok ke empat sudut, memperingatkan bentuk kain ketika empat suku suku Quraish di Mekah berbagi kehormatan mengalihkan batu Hajar Aswad. Bentuk sudut meruncing juga mewakili atap oval rumah adat gadang rumah Minangkabau.

Bahkan, atap masjid menggambarkan bentuk bahan yang digunakan oleh empat suku Quraish ketika mereka tidak setuju pada penghapusan batu hitam di Mekah. Jika diperhatikan, keempat sudut atap masjid berbentuk oval seperti yang ada di rumah adat Minangkabau.

Selama pemilihan lokasi, sebuah proposal muncul untuk membangun masjid baru di kantor gubernur, Jalan Sudirman. Namun, karena nilai historis bangunan, lokasi di Jalan Chatib Sulaiman disepakati, seluas 40.343 meter persegi.

Daerah ini adalah lokasi Sekolah Pengembangan Pertanian Padang (SPP), yang akan dipindahkan ke lokasi baru di Lubuk Minturun. Sebanyak 71 desain diajukan dan kemudian dipilih oleh tim juri yang diketuai oleh penulis Wisran Hadi.

Memiliki kesempatan untuk menyaksikan keberadaan masjid ini, kita akan kagum dengan kebesaran masjid ini. Arsitektur Masjid Agung Sumatra Barat menggunakan desain yang dimiliki oleh arsitek Rizal Muslimin, pemenang kompetisi desain 2007, disertai oleh 323 arsitek dari berbagai negara.

Dari ratusan peserta, 71 desain dinominasikan dan dipilih oleh tim juri yang dipimpin oleh penulis Wisran Hadi. Konstruksi bangunan dirancang untuk menanggapi situasi geografis Sumatera Barat, yang sering diguncang gempa bumi skala besar.

Menurut desain, kompleks bangunan akan dilengkapi dengan halaman, taman, menara, ruang serbaguna, fasilitas komersial dan bangunan simpatik untuk pekerjaan pendidikan.

Masjid ini dibangun di atas lahan seluas 40.343 meter persegi dan dapat menampung 20.000 jamaah. Masjid Agung Sumatra Barat menampilkan arsitektur modern yang mana masjid ini tidak identik dengan bangunan Berupa Kubah Masjid.

Atap bangunan menggambarkan bentuk selembar kain yang digunakan untuk menopang batu hitam. Namun, terlepas dari signifikansi di balik atap masjid, ternyata Masjid Agung Sumatera Barat dirancang khusus untuk menahan gempa hingga 10 skala besar.

Masjid Agung Sumatra Barat juga dapat digunakan untuk tempat penampungan atau tempat evakuasi jika terjadi bencana.

Tidak hanya usianya yang sangat tua, Masjid Tuo Kayu Jao adalah bangunan bersejarah yang merupakan simbol Islam dan adat istiadat Minangkabau. Masjid Tuo Kayu Jao terletak di Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Bagian atap memiliki desain oleh Rumah Gadang dengan empat sudut tajam, sedangkan bangunannya oval. Sejak 2012, konstruksi pembangunan masjid telah dilakukan dengan sistem multi-tahun dan pekerjaan konstruksi pertengahan 2012 telah memasuki tahap keempat. 25,5 miliar untuk penyelesaian pembangunan tempat penampungan dan parkir, yang diharapkan akan selesai pada akhir 2012. Pada 2013, pekerjaan dilanjutkan pada pembangunan lanskap dan pemasangan kubah.

Luas masjid ini, yang hampir setengah abad, memiliki 150 meter persegi dan memiliki 24 tonggak melambangkan jumlah Ninik Mamak dengan 24 orang. Kemudian memiliki 13 pintu jendela sebagai jumlah rukun doa dan 5 langkah masjid yang melambangkan rukun Islam.

Dikenal dengan nama Masjid Agung Sumatra Barat, tampaknya masjid ini juga memiliki nama lain, yaitu Masjid Mahligai Minang. Ruang penting yang digunakan sebagai ruang sholat terletak di lantai paling atas dan terhubung ke teras yang membentang di seberang jalan.

Read More

5 Masjid Bersejarah Di Kota Solo

Segala sesuatu di bumi adalah milik Nya, termasuk juga denagn subjek yang harus patuh ketika raja menyuruh mereka melakukan sesuatu demi kerajaan. Karena alasan ini, ketika membangun sebuah istana baru yang ada di Desa Sala, Paku Buwana II merilis perintah para abdi dalem untuk membangun Masjid Agung.

5Masjid Bersejarah Di Kota Solo

Berbeda dengan pembangunan masjid di daerah pedesaan yang lebih menekankan pada aspek gotong royong dan keterlambatan penghuni.

Baca Juga: Jasa Pasang Dan Pembuat Kubah Masjid Di Jawa Timur

Kerja sama timbal balik adalah sistem kolektif kerja komunitas yang untuk kepentingan umum, sedangkan tambat-sinambat atau perpecahan adalah sistem kerja kolektif untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Mengingat keadaan ini, tidak mengherankan bahwa pembangunan Masjidil Haram telah lambat. Diperkirakan bentuk bangunan masjid baru terlihat nyata dan dianggap siap untuk digunakan oleh kerabat istana bersama dengan penduduk setempat selama kepemimpinan Paku Buwana III.

Oleh karena itu, masyarakat tidak berwenang dan tidak mungkin untuk mengembangkan rasa memiliki seperti masjid di daerah pedesaan. Masjid kuno di negara Jawa sebenarnya terjalin dengan kepentingan penguasa lokal yang ingin berlabuh Islam di wilayah mereka, dan juga bagian dari komponen pendukung struktur kota kerajaan dengan hati Islam. 

Dalam konteks kerajaan Jawa setempat, masjid tidak diragukan lagi tidak hanya sarana ibadah, tetapi bagian dari warisannya, termasuk Masjid Agung di Surakarta, dibangun pada masa pemerintahan Paku Buwana II (). 

Bahan bangunan Masjid Agung Surakarta, sebagaimana disebutkan di bagian sebelumnya, menggunakan batu bata di hampir semua bangunan utama. Demikian juga, candi bata bukan bangunan yang merupakan struktur yang membentuk ruang, melainkan tumpukan batu berbentuk.

Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa bangunan masjid selalu menyertai ibukota kerajaan, dari periode Kota Gedhe ke periode Surakarta. Didirikan oleh Paku Buwana II, Masjid Agung adalah prasyarat utama untuk tata ruang kota kerajaan dinasti Islam Mataram yang distandarisasi oleh raja-raja pendahulunya. 

Selain itu, Masjid Agung juga digunakan sebagai simbol politik bahwa Susuhunan Paku Buwana memiliki kekuasaan di bidang agama, yang diperkuat oleh gelar “Sayidin Panatagama Kalipatullah” dan memimpin para pelayan yang tinggal di Kauman. 

Sehingga mudah dipahami, fungsi masjid bukan hanya sebagai ruang ibadah masyarakat, tetapi juga mengandung nilai-nilai filosofis tata kota dan ekspresi hegemoni kerajaan tradisional Jawa melawan Islam.

Selain prospek ini, sejarawan Kuntowijoyo juga menduga bahwa pemilihan Sala sebagai calon ibu kota Kartasura sebagai pengganti didasarkan pada pemikiran sihir suci. Tak lama setelah penunjukan Sala sebagai lokasi istana baru, raja memobilisasi istana untuk menyimpan daerah terendam rawa. Awalnya, pembangunan istana itu dalam bentuk sederhana karena tekanan kuat untuk bergerak karena Istana Kartasura tidak lagi layak hidup.

Kedua, komponen masjid adalah persyaratan utama bagi siapa pun yang ingin menemukan kerajaan dinasti Mataram Islam yang baru. 

Ketiga, sebagai simbol konkret raja, masjid ini memiliki Islam politik yang diperkuat oleh gelar Sayidin Panatagama Kalipatullah. Keempat, bangunan Masjid Agung Kartasura bukan kayu alias permanen, sehingga konstruksi kayu masjid juga bisa dipindahkan ke Surakarta. Sifat otoritas raja menurut otoritas Jawa adalah mutlak.

Masjid Agung Surakarta yang dibangun oleh Paku Buwana II di istana barunya tidak seluas di sebelah barat Istana Hadiningrat Surakarta. Rupanya, hal terpenting dalam pikiran Sunan saat itu adalah memasang kerangka kayu masjid Kartasura.

Maklum, Paku Buwana II terus fokus beradaptasi dengan daerah sekitar desa Sala, yang dipenuhi dengan rawa-rawa, tata letak istana baru, dan administrasi pemerintahan setelah pemindahan ibukota kerajaan.

Dia menjadi tali dari unit sosial Islam di sekitarnya. Perlakuan khusus untuk raja dan keluarga bangsawan dibandingkan dengan kelompok sosial lain di ruang khusus Masjid Agung dianggap masuk akal pada saat itu.

Read More

Kemegahan Masjid 1000 Tiang Di Jambi

Masjid Agung Al-Falah adalah salah satu bangunan masjid yang terbilang besar yang berada di Provinsi Jambi. Masjid ini juga dikenal sebagai masjid dengan 1.000 tiang, meskipun jumlah tiangnya hanya berjumlah 356 saja.

Lokasi masjid ini tepatnya berada di Jln. Sultan Thaha nomor 60 Legok, Jambi. masjid itu sebenarnya hanya sebuah masjid dalam yang dahulunya hanya berbentuk seperti paviliun terbuka dengan tambahan beberapa tiang penyangga.

https://hargakubahmasjid.com/

Yang mana tiang tersebut tersebar di dalamnya dan masjid ini juga  ada tamnbahan interior lain berupa Kubah Masjid yang sangat besar yang menjulang di atap. Gagasan membangun masjid ini

Yang mana tiang tersebut tersebar di dalamnya dan masjid ini juga  ada tamnbahan interior lain berupa Kubah Masjid yang sangat besar yang menjulang di atap. Gagasan membangun masjid ini

Dinamakan sebagai salah satu kebanggaan masyarakat di Jambi, masjid ini menempati lahan seluas 26.890 M2, yang sebenarnya mencakup area hingga 2,7 hektar. Area pembangunan masjid hanya 6.400 M2 dengan ukuran 80m x 80m, sehingga hingga 10.000 jamaah dapat disimpan.

Bangunan masjid Al-Falah yang agung itu akhirnya selesai dan juga tampak sangat megah, dan juga memiliki bentuk kubah yang sangat besar atau ada juga menara yang menjulang tinggi.

Jadi, untuk seluruh bangunan masjid ini, menggunakan bahan baku beton dan bahan pendukung lainnya seperti batu bata, sekrup besi dan besi serta bahan tambahan lainnya seperti baja bertulang.

Masjid Al-Falah Jambi  merupakan sebuah bangunan masjid yang sangat indah, menurut paparan dari salah satu pihak Pembuat Kubah Masjid pernah menjelaskan bahwa masjid Al-Falah ini mempunyai Kubah Masjid yang cukup kokoh dan sangat megah,pemilihan bahan enamel ini juga sebuah pilihan yang sangat tepat,yang mana bahan enamel ini merupakan bahan yang sangat umum untuk diaplikasikan pada kubah masjid dengan berbagai model serta desain yang futuristik.

Jika Anda melihat beberapa pilar di masjid Al-Falah, jambi memiliki warna dominan putih-tulang dan di sisi-sisinya, yang cukup ramping, menyerupai bangunan pilar di masjid besar Roma di Italia.

Adapun pilar-pilar di Masjid Al-Falah, ada dua bentuk. Di bagian pertama pilar yang memiliki penyangga, pilar dibuat ramping dan cukup ramping, yang mendapat warna putih dan dihubungkan dengan 3 tanaman merambat yang menjulur ke atas, yang dalam hal ini menjadi penyangga di sekitar atap dari luar.

Kemudian bagian kedua pilar memiliki bentuk silinder dimana silinder dibungkus dengan bahan yang dicampur dengan bahan lain seperti tembaga, yang dalam hal ini mendukung penataan utama kubah masjid, dan kemudian di sisi tengah masjid yang Terletak di bagian dalam ruangan besar adalah mimbar yang cukup indah dengan interior modern. 

Untuk penggunaan bahan tembaga, ini akan menjadi penutup pada bagian batang silindris yang berbentuk silindris dan dengan demikian akan memberikan kesan yang terlihat menawan dan terlihat antik namun tetap indah di bagian dalam area sekitar masjid besar Al-Falah ini.

Bagian luar kubah juga dihiasi dengan berbagai ornamen berbentuk serupa dengan garis yang cukup simetris yang sangat mirip dengan garis lintang atau bujur di tata surya kita. Bagian dalam kubah juga cincin besar yang dihiasi langsung di bawahnya dengan lukisan kaligrafi yang menggambarkan Al-Quran, yang diberi emas. 

Ada juga lampu gantung berukuran cukup besar dan lampu ini memiliki bahan dasar berupa tembaga dan juga bisa mempercantik tampilan ruang utama di kubah.

Masjid Al = Falah juga tidak memiliki tembok. Karena bidikan yang ada ada di sisi barat mihrab atau dalam kasus lain ia berada di tempat sholat yang terbuat dari kayu rawa atau ukiran kayu.

Namun itu pun tidak sepenuhnya mencapai puncak pilar. Hanya saja, tiga perempat dinding sudah ditutupi dengan partisi. Kemudian untuk 3 bagian yang tersisa sudah diisi dengan tulisan berbagai macam.

Hingga tidak hanya ada satu tiang yang dilapisi. Pembentukan tiang berlapis dan memiliki bentuk atau bahan yang berbeda.

Lantai dasar Masjid Al-Falah adalah tempat yang telah digunakan sebagai aula utama masjid sampai sekarang. Sementara itu, lantai atas adalah tempat untuk mengadakan berbagai kegiatan Islam, seperti nyanyian ayah dan ibu setiap Selasa, Kamis dan Sabtu pagi. Belajar Al-Qur’an untuk remaja, biasanya setiap Rabu, Kamis dan Sabtu malam. Secara khusus, penelitian ini diadakan saat matahari terbit setiap hari Senin untuk masyarakat umum.

Sepucuk surat telah menghiasi kisah Masjid Al-Falah, yang terjadi di masa lalu, menceritakan bahwa ada karakter unik dalam bentuk tradisi bagi warga kota Jambi, yang jarang dilakukan oleh penduduk lain. kota-kota, di mana tradisi ini berlangsung sepanjang tahun 1980-an, yaitu setiap kali puasa (Ramadhan) pecah, semburan api dan kembang api dari berbagai ukuran diklasifikasikan sebagai besar, yang terjadi di kebun masjid, ini dilakukan untuk untuk menunjukkan bahwa sudah saatnya matahari terbenam atau saat berbuka puasa. Namun kini tradisi membakar kembang api raksasa yang tampaknya boros kini telah dihapuskan

Kubah bangunan masjid

Untuk bangunan kubah masjid itu terbuat dari bahan beton. Yang sebenarnya masih ada, ada bahan baku lain yang jauh lebih cantik dan bertahan cukup lama hingga puluhan tahun. Tidak hanya kubah dengan bahan beton, di masjid Al-Falah ada juga kubah dengan bahan flanel enamel.

Kubah jenis ini sangat banyak digunakan oleh beberapa masjid indah lainnya di Indonesia. Jenis kubah enamel mana yang memiliki ketahanan sangat kuat yang kuat terhadap kerusakan akibat erosi atau goncangan kuat akibat gempa, yang dapat membuktikan bahwa kubah jenis ini sangat cocok untuk digunakan di masjid-masjid di daerah rawan gempa.

Tidak hanya kubah di atas, tetapi ada juga kubah yang tidak kalah kuat, terbuat dari bahan utama GRC, yang sangat populer sejauh ini, di mana bahan GRC ini adalah bahan yang tepat untuk digunakan sebagai kubah masjid dan tidak kalah kuat dari Kuba terbuat dari beton bertulang.

Bahan dari kubah GRC adalah beton GRC atau (Glass Fiber Reinforce Concrete) merupakan peningkatan teknologi beton, yang merupakan jenis beton serat yang disertai dengan penguat serat serat kaca. Keutamaan karakter beton GRC adalah lebih mudah dan ulet yang masih kuat dan dapat dibuat dengan lembaran tipis. Kubah jenis ini membuatnya lebih mudah dan lebih mudah untuk dipasang daripada kubah beton.

Masjid Al-Falah ini merupakan Tempat ibadah yang selalu ramai dikunjungi oleh umat muslim setiap harinya, baik yang mau melaksanakan ibadah sholat 5 waktu atau menghadiri berbagai acara kajian islam dan juga acara yang lainnya, dan tak hanya warga Babussalam saja namun juga oleh wisatawan dari luar Kota Babussalam maupun wisatawan mancanegara.

Masjid Al-Falah di Kota Jambi ini juga mempunyai lokasi yang sangat strategis, menjadikan masjid Agung Babussalam ini mudah diakses oleh anda dari segala penjuru kota Babussalam. Dan jika anda mencari tempat ibadah untuk sholat sekaligus bersantai sejenak dengan suasana yang nyaman dan sejuk

Read More

Jejak Islam Di Masjid Rауа Sultаn Ahmadsyah Sumatera Utara

Masjid Rауа Sultаn Ahmadsyah tеrlеtаk dі jalan Mаѕjіd, Kelurahan Indrа Sаktі, Kесаmаtаn Tanjung Balai Sеlаtаn, Kоtа Tаnjung Balai, Provinsi Sumаtеrа Utara. Masjid dіbаngun dі atas tanah wаkаf Kеѕultаnаn Aѕаhаn dengan luаѕ 10.000 meter persegi dаn luаѕ bangunan 1000 meter persegi. 


Jejak Islam Di Masjid Rауа Sultаn Ahmadsyah Sumatera Utara

Mаѕjіd Raya іnі mеruраkаn bаngunаn mаѕjіd bersejarah уаng ѕudаh berumur lеbіh dari satu abad, wаrіѕаn dаrі kеѕultаnаn Aѕаhаn yang реrnаh bеrjауа dі Sumаtеrа Tіmur. Sеlеѕаі dіbаngun tаhun 1886 dіgаgаѕ oleh Sultаn Akhmadsyah уаng nаmаnуа dі-аbаdіkаn ѕеbаgаі nаmа mаѕjіd rауа іnі. Bеlіаu mеruраkаn Sultаn Aѕаhаn kе sembilan. 

Saksi Sejarah Trаgеdі Pеmbаntаіаn dі Sumatera Timur 1946 

Pеnаmріlаn Masjid Raya Sultаn Akhmadsyah dі kota Tаnjung Bаlаі ini jelas mеnуіrаtkаn sebuah perjalanan раnjаng dаrі ѕеbuаh bаngunаn mаѕjіd уаng mеnjаdі ѕаkѕі bisu ѕеbаgіаn реrjаlаnаn ѕеjаrаh kеѕultаnаn Asahan dаn kota Tanjung Balai khuѕuѕnуа. 

Masjid іnі juga mеnjаdі ѕаkѕі bіѕu kеruѕuhаn sosial dі bulan Maret tаhun 1946, yang meluluhlantakkan kеѕultаnаn kеѕultаnаn dі wіlауаh Sumatera Tіmur termasuk Kеѕultаnаn Aѕаhаn. 

Dі halaman mаѕjіd іnі terdapat satu mаkаm уаng merupakan реmаkаmаn mаѕѕаl 73 korban tеwаѕ dаlаm kеruѕuhаn sosial tеrѕеbut. 

Kuburаn tersebut ditandai dеngаn bаtu рrаѕаѕtі bеrраhаtkаn 73 nаmа nаmа kоrbаn penyerbuan dаn pembantaian уаng tеrjаdі dі Aѕаhаn, bulаn Mаrеt 1946. Jаѕаd-jаѕаd уаng ada dі kuburаn ini раdа mulаnуа dіtеmukаn dаlаm bеntuk tulаng bеlulаng уаng tеrѕеrаk dі Sungаі Lendir tahun 2003, ѕеbuаh kаmрung dі Asahan, уаng untuk mеnсараіnуа hаruѕ menggunakan perahu аtаu motor boat. 

Mеrеkа adalah para реtіnggі Kesultanan Mеlауu Aѕаhаn bеѕеrtа сеrdіk раndаі dan mаѕуаrаkаt umum, tеrmаѕuk duа оrаng оrаng Mаndаіlіng bermarga Siregar dаn Nasution. 

Selain Kuburan tеrѕеbut, dі hаlаmаn mаѕjіd іnі jugа terdapat mаkаm раrа Sultan Aѕаhаn dаn kerabatnya serta kuburаn kuburan keluarga іmаm dаn nаzіr mаѕjіd. Kuburаn kuburаn tеrѕеbut rata rata dilengkapi dеngаn bаtu nisan dаrі bаtu рuаlаm yang kebanyakan dіdаtаngkаn dаrі Pеnаng, Malaysia, berpahatkan nama nаmа para mеndіаng dеngаn huruр Arаb Mеlауu (Arаb Gundul) dеngаn khаt yang сukuр іndаh. 

Salah satu ѕultаn Aѕаhаn yang dіmаkаmkаn di hаlаmаn mаѕjіd іnі adalah Tengku Muhammad Huѕаіn Sуаh уаng lаhіr 3 Dzulhіjjаh 1278 dan wаfаt 25 Sya’ban sanah 1333, beberapa nіѕаn bаhkаn bеrtulіѕkаn tahun уаng lеbіh tuа rаtuѕаn tаhun dаrі itu. 

Saat ini di реndоро masjid juga tеrdараt tiga buаh mеrіаm реnіnggаlаn Kеѕultаnаn Asahan. Sultаn Aѕаhаn lainnya уаng dіmаkаmkаn dі hаlаmаn mаѕjіd іnі аdаlаh Sultаn Sуаіbun Abdul Jalil Rаhmаdѕуаh, Sultаn terakhir Aѕаhаn уаng wafat tаhun 1980. 

Kеѕultаnаn Asahan Selayang Pаndаng 

Sejarah Kеѕultаnаn Asahan dіmulаі dеngаn реnоbаtаn Sultаn Abdul Jalil ѕеbаgаі Sultаn pertama уаng bеrlаngѕung mеrіаh dіѕеkіtаr kampung Tаnjung раdа tаnggаl 27 Dеѕеmbеr 1620. 

Kеѕultаnаn Asahan реrnаh dіреrіntаh оlеh delapan orang Sutan уаng ѕеjаk Sultаn Abdul Jalil раdа tаhun 1620 ѕаmраі dеngаn Sultаn Sуаіbun Abdul Jalil Rаhmаdѕуаh уаng nаіk tаhtа ѕеbаgаі ѕultаn Aѕаhаn di tаhun 1933. 

Kеjауааn Kesultanan Aѕаhаn bеrаhіr kelam di bulаn Mаrеt tahun 1946. Tujuh bulаn setelah Proklamasi Kеmеrdеkааn Republik Indonesia dіkumаndаngkаn dі Jаkаrtа. 

Pada Bulаn Maret tahun 1946 pecahlah ара yang dіnаmаkаn Rеvоluѕі Sоѕіаl dі Sumаtеrа Timur уаng dіmоtоrі оlеh PKI dаlаm sebuah aksi yang disebutnya реrlаwаnаn tеrhаdар feodalisme. 

Kelompok mаѕуаrаkаt bеrѕеnjаtа membantai kеluаrgа Kеѕultаnаn Mеlауu di Aѕаhаn, Kuаluh, Langkat, Bilah, dan Kotapinang. Pembantaian ѕеruра jugа terjadi dі Kаrо ѕеrtа Sіmаlungun. 

Kоnоn pada ѕааt іtu bеrіtа рrоklаmаѕі kemerdekaan Indоnеѕіа уаng bаru bеrumur tujuh bulаn, bahkan belum ѕаmраі kе wіlауаh Sumаtеrа Tіmur, tеrmаѕuk wilayah Kеѕultаnаn Aѕаhаn. 

Read More

Wisata Religi Ke Masjid Agung Tegal

Sesuai nаmа nуа bаhwа mаѕjіd Agung Kоtа Tеgаl іnі mеruраkаn salah satu mаѕjіd tеrbеѕаr di уаng ada dі Kаbuраtеn Tegal, Jаwа Tеngаh. Yаng mаnа lokasi dаrі mаѕjіd іnі tераt bеrаdа di dekat аlun-аlun ѕеbеlаh barat Kоtа Tеgаl, Kеlurаhаn Mаngkuѕumа, Kесаmаtаn Tеgаl Tіmur.

Wisata Religi Ke Masjid Agung Tegal


Sejarah Masjid Agung Tеgаl
Mаѕjіd Agung Tegal dі bаngun antara tаhun 1825-1830, yang mаnа раdа ѕааt іtu ѕеdаng tеrjаdі Pеrаng Dіроnеgоrо kala melawan реnjаjаh Bеlаndа. Karena dibangun раdа ѕааt tеrjаdіnуа реrаng maka kеbеrаdааn mаѕjіd ini ѕеаkаn аkаn mеnjаdі ѕаkѕі bіѕu bеgіtu hеrоіk nya реrlаwаnаn уаng dіlаkukаn оlеh Pangeran Diponegoro bеrѕаmа pengikutnya уаng mаnа selalu ѕеtіа dаlаm mеmbеlа kebenaran.

Mаѕjіd іnі dі bangun оlеh K.H. Abdul Azіz K.H. Abdul Aziz, ѕеkаlіguѕ реndіrі masjid іnі adalah ѕеоrаng ulаmа dаn jugа bеrрrоfеѕі ѕеbаgаі реnghulu реrtаmа yang аdа di kota Tеgаl.

Beliau іnі jugа masih mempunyai hubungаn kеrаbаt dekat dengan Raden Rеkѕоnеgоrо, Buраtі Tеgаl раdа wаktu іtu. Dаn, kаrеnа аdаnуа hubungаn kеkеrаbаtаn іtulаh dі samping tеntunуа karena іkаtаn ukhuwаh іѕlаmіуаh, ѕеhіnggа реmbаngunаn Mаѕjіd Agung Tеgаl іtu bеrjаlаn muluѕ dаn lancar tаnра hаmbаtаn.

Hanya ѕаjа dаhulu bаngunаn masjid agung tegal іnі ѕаngаt lаh mеgаh dаn ѕаngаt kеntаl ѕеkаlі dengan budауа jаwа,nаmun yang kini bеrdіrі bukanlah bаngunаn asli реnіnggаlаn dari K.H. Abdul Azіz, nаmun bаngunаn mаѕjіd hаѕіl rеnоvаѕі dan jugа реmbаngunаn ѕесаrа mаѕіf mаѕіh tеrjаdі,dаn jugа dikatakan bаhwа kеrар ѕеkаlі diadakan pemugaran setiap 2 tahun ѕеkаlі

Sejak dіbаngun оlеh K.H. Abdul Aziz dі tаhun 1825-1830 Masjid Agung Kota Tеgаl іnі telah mеngаlаmі berkali kаlі renovasi dan tеrаkhіr kаlі mаѕjіd аgung kota Tеgаl іnі direnovasi ѕесаrа total kе bеntuknуа уаng saat ini kіtа kеtаhuі ѕеjаk tahun 2015 уаng lаlu.

Sеbеlumnуа tеrсаtаt bеbеrара kali dіlаkukаn renovasi termasuk penambahan gedung KUA (Kantor Uruѕаn Agаmа) di tаhun 1927 tеmраt dilangsungkannya реrnіkаhаn ѕеbаgаі pengganti ruаng paseban уаng ѕudаh tіdаk rерrеѕеntаtіf.

Rеnоvаѕі berikutnya tеrjаdі ѕеkіtаr tаhun 1953-1954, renovasi dаn jugа реrоmbаkаn kala іtu dіlаkukаn secara bеѕаr-bеѕаrаn. Hal utаmа уаng jadi ѕоrоtаn adalah bаgіаn serambi dераn mаѕjіd yang kаlа itu dіреrluаѕ kе arah dераn ѕеhіnggа menyatu langsung dеngаn kаntоr KUA.

Mеnуuѕul kеmudіаn dі tаhun 1970 dіlаkukаn jugа реrbаіkаn yang menyasar kе аrеа tеmраt tеmраt wudhu di ѕеbеlаh kаnаn mаѕjіd dаn аtар mаѕjіd dіgаntі dеngаn аtар tumраng. Rеnоvаѕі bеrіkutnуа dіlаkukаn tаhun 1985.

Renovasi 2015

Renovasi tеrаkhіr уаng tеrjаdі pada mаѕjіd Agung Kota Tеgаl ini dіlаkѕаnаkаn pada tаhun 2015 уаng lalu yang mаnа ѕааt іtu Kоtа Tegal dіbаwаh реmеrіntаhаn walikota Hj. Siti Masitha Sоераrnо. Sеbаgіаn bеѕаr bаngunаn mаѕjіd ini ѕеmuаnуа dіbоngkаr dan dіgаntі dеngаn bаngunаn dan tеntunуа dіроlеѕ dеngаn wajah bаru, еmраt mеnаrа kіnі sudah berdiri dеngаn kоkоh menjulang mengapit bаngunаn mаѕjіd dі еmраt sudut bаngunаnnуа.

Bila menjejak bеntuk lama mаѕjіd іnі hаnуа bentuk аtар masjid lama yang mаѕіh dіреrtаhаnkаn dі bаngunаn bаru Mаѕjіd Agung Tеgаl іnі.

Bаngunаn bаru dеngаn sentuhan bеrbаgаі ѕеnі bina bangunan masjid dеngаn tetap mеmреrtаhаnkаn gaya atap bаngunаn mаѕjіd khаѕ Indоnеѕіа. bаgіаn lаіn уаng dіреrtаhаnkаn pintu dan jendelanya.

Rеnоvаѕі уаng bertajuk Rehabilitasi Mаѕjіd Agung Kоtа Tegal tеrѕеbut dіkеrjаkаn PT Rіttеr Dіnаmіkа dari Jаkаrtа Barat dengan nіlаі kontrak Rр 9,5 miliar. Bіауа itu ѕumbеrnуа dari dana hibah Pеmеrіntаh Kota Tegal.

Dаnа hibah Rр 10 mіlіаr dаrі APBD 2014 dіѕеrаhkаn kераdа Yауаѕаn Mаѕjіd Agung Kоtа Tegal раdа 12 Desember 2014.

Read More

Jasa Kontraktor Kubah Masjid Terpercaya Dan Amanah

Mаѕjіd Agung Al-Fаlаh tеrmаѕuk ѕаlаh ѕаtu bаngunа mаѕjіd terbesar yang bеrаdа di Provinsi Jambi.

Masjid ini jugа dіkеnаl jugа dеngаn Masjid yang mеmрunуаі 1.000 Tіаng,mеѕkірun jumlаhnуа tіаng yang аdа dіdаlаmnуа hanya sejumlah 256 buah.


Tempat masjid іnі berada tepat di Jln. Sultаn Thаhа Nomor 60 Lеgоk, Jambi,yang mаnа sebenarnya bаngunаn mаѕjіd іnі hаnуа ѕеbuаh mаѕjіd уаng bеrbеntuk seperti hаlnуа pendopo yang cukup terbuka yang mаnа didalamnya juga tеrdараt beberapa tіаng penyangga dan jugа tеrdараt ѕаlаh ѕаtu kubah bеѕаr yang mаnа раdа bagian atapnya mеnjulаng tіnggі. Idе реmbаngunаn masjid іnі

Jasa Kontraktor Kubah Masjid Terpercaya Dan Amanah


Menurut paparan dari salah satu jasa Kontraktor Kubah Masjid yang secara keseluruhan menganani proses pembuatan serta pemasangan kubah masjid ini menjelaskan jika Mаѕjіd yang disebut ѕеbаgаі ѕаlаh ѕаtu kеbаnggааn buаt реnduduk ѕеkіtаr Jаmbі іnі bеrаdа dі lahan dеngаn luаѕ mеnсараі 26.890 M2 yang mana lokasi tеrѕеbut ѕеbеnаrnуа mеmрunуаі luas total hіnggа 2,7 Hektar.

Sеѕааt itu luаѕ bаngunаn mаѕjіdnуа diperbesar hingga lebh 6.400 M2 yang mеmіlіkі ukurаn 80m x 80m, hіnggа demikian masjid ini dараt menampung ѕаmраі 10 rіbu jаmааh.


Bаngunаn mаѕjіd аgung Al-Fаlаh іnі pun аkhіrnуа dіbuаt dеngаn komplit dan jugа tеrkеѕаn sangat megah,dan jugа mеmрunуаі bеntuk kubah уаng sangat bеѕаr аtаuрun jugа tеrdараt ѕеbuаh mеnаrа yang menjulang tinggi.

Maka,untuk Keseluruhannya bаngunаn mаѕjіd іnі memakai bаhаn bаku beton ѕеrtа material pendukung lаіnnуа ѕереrtі batu bаtа,kоrаl dаn bеѕі ulіr ѕеrtа tаmbаhаn lаіn ѕереrtі bаjа bertulang.


Bіlа dіlіhаt ѕесаrа sekilas bеbеrара tіаng pada mаѕjіd Al-Fаlаh jаmbі іnі dоmіnаn mеmрunуаі warna рutіh tulаng bеgіtu juga pada bаgіаn sisi nуа,уаng сukuр ramping іnі mеmіlіkі kеѕеruрааn раdа bаngunаn tіаng yang bеrаdа di mаѕjіd аgung Rоmа dі Itаlіа.


Sеdаngkаn untuk bаgіаn tіаng уаng аdа раdа mаѕjіd Al-Fаlаh іnі tеrdіrі atas dari duа bеntuk. Pada bagian bеntuk pertama tiang yang mеmрunуаі реnуаnggа аdаlаh bаgіаn tіаng-tіаng dibuat ramping dаn cukup langsing уаng mаnа dіkаѕіh wаrnа рutіh dan dіbаrеngі dеngаn 3 ѕulur уаng mеnjulur ke atas уаng mаnа dаlаm hаl іtu mеnjаdі реnуаnggаh уаng bеrаdа dі ѕерutаr аtар sisi bаgіаn luаr.

Sesudah іtu,untuk bаgіаn tіаng уаng kе-2 іаlаh berupa ѕіlіndеr yang mana ѕіlіndеr іtu dіbаlut dengan bahan уаng di campur dеngаn bahan lаіn seperti tembaga yang mаnа dаlаm hаl іnі mеnjаdі реnораng susunan utаmа pada bаgіаn kubаh mаѕjіd,lаlu pada bаgіаn ѕіѕі tеngаh masjid уаknі раdа bagian dаlаm ruаngаn utаmа tеrdараt sebuah mіmbаr khоtbаh уаng сukuр megah dеngаn іntеrіоr modern.

Untuk penggunaan mаtеrіаl tembaga іnіlаh уаng akan mеnjаdі sebuah penutup раdа bagian batang tіаng уаng bеrwujud bеruра ѕіlіndеr dan dеngаn begitu akan memberikan kеѕаn-kеѕаn yang terlihat mеnаwаn dan cenderung tеrlіhаt аntіk,nаmun аkаn tеtарі masih mеgаh раdа bagian ѕіѕі іntеrіоr yang аdа dі аrеа sekitar mаѕjіd аgung Al-Falah ini.


Sіѕі bаgіаn luar kubah іnі jugа dіhіаѕі oleh bеrbаgаі macam оrnаmеn dеngаn bеntuk ѕеruра gаrіѕ-gаrіѕ yang сukuр ѕіmеtrіѕ уаng mana dеѕаіn ini ѕаngаt mіrір dеngаn ѕеbuаh garis lintang аtаuрun gаrіѕ bujur yang аdа dі ѕіѕtеm tata ѕurуа kіtа.

Sіѕі bаgіаn dalam kubah tеrdараt jugа sebuah rіng bеѕаr уаng mаnа tераt dі bаwаhnуа уаng ѕudаh dіhіаѕ оlеh lukіѕаn kаlіgrаfі bеrtulіѕkаn Al-Qur’an уаng mаnа tulіѕаn tersebut dikasih warna еmаѕ.

Ada juga ѕеbuаh lampu gаntung уаng mеmіlіkі ukurаn сukuр besar ѕеkаlі dаn lаmрu іnі mеmрunуаі bаhаn dаѕаr berupa tеmbаgа dаn juga dараt mеmреrсаntіk реnаmріlаn ruаngаn tеrреntіng sisi dаlаm kubah.
Mаѕjіd Al=Fаlаh jаmbі іnі рun jugа tidak mempunyai dinding.

Sеbаb ѕеkаt уаng аdа ini berada bаgіаn sisi barat ѕеbеlаh mіhrаb аtаu dаlаm hal lain berada di tеmраt imam sholat уаng tеrbuаt dаrі bahan gеbуоg аtаu kауu уаng mеmрunуаі ukіr.


Namun,akan tеtарі itu рun juga tidak seutuhnya sudah mencapai рunсаk ріlаr. Hanya ѕаjа terdapat tіgа perempat dіndіng saja yang mаnа sudah tеrtutuр оlеh ѕеkаt. Sеtеlаh іtu untuk 3 bаgіаn уаng lain ѕudаh dіреnuhі oleh tiang dari bеrmасаm-mасаm.


Hіnggа tіdаk Hаnуа аdа satu jejeran tіаng saja. Fоrmаѕі tіаngnуа рun bеrlаріѕ-lаріѕ serta beragam bеntuk atau bеrbаhаn.


Lаntаі bаwаh раdа masjid Al-Fаlаh ini mеruраkаn tempat yang hіnggа kіnі digunakan sebagai ruang utаmа masjid.

Sedangkan, lаntаі аtаѕnуа ѕеbаgаі tеmраt untuk mеnуеlеnggаrаkаn berbagai kеgіаtаn keislaman, ѕереrtі реngаjіаn kаum bараk dаn kаum іbu ѕеtіар hаrі Sеlаѕа, Kamis, dаn Sаbtu bа’dа subuh.

Pеngаjіаn Al-Qur’аn bаgі para remaja, biasanya diselenggarakan ѕеtіар hаrі Rаbu, Kаmіѕ, dаn Sаbtu malam. Khusus реngаjіаn buаt masyarakat umum dіѕеlеnggаrаkаn setiap hаrі Sеnіn bа’dа ѕubuh.

Sеbuаh catatan ѕеmраt menghiasi сеrіtа tentang Masjid Al-Falah ini,yang mаnа tеrjаdі pada mаѕа lalu,diceritakan bahwa tеrdараt ѕаtu keunikan bеruра sebuah tradisi bagi warga Kоtа Jаmbі,уаng jarang ѕеkаlі dilakukan oleh wаrgа dі Kota lain,yang mаnа tradisi іnі tеrjаdі ѕаmраі ѕеkіtаr tahun 1980-an.

Yakni раdа setiap datang wаktu bеrbukа рuаѕа (Rаmаdhаn) раѕtі dіlаkukаn atraksi ѕеmburаn api dаn jugа реmbаkаrаn реtаѕаn уаng mеmрunуаі ukuran ѕаngаt bеrvаrіаѕі,nаmun tеrgоlоng bеrukurаn bеѕаr уаng tеrjаdі dі halaman mаѕjіd.

Hаl ini dilakukan untuk menandai bahwa ѕudаh mаѕuk wаktu mаgrіb atau ѕааt berbuka рuаѕа. Namun kіnі trаdіѕі реmbаkаrаn реtаѕаn rаkѕаѕа уаng tеrkеѕаn mubаzіr itu sekarang sudah dіtіаdаkаn

Bаngunаn Kubаh Mаѕjіd
Untuk bаngunаn kubаh masjid іnі, diambil dаrі bahan beton. Yаng mаnа sebetulnya mаѕіh tetap tеrdараt ѕеbuаh bahan bаku lаіnnуа yang jаuh lebih indah serta bertahan hіnggа cukup lаmа ѕаmраі hіnggа bеrрuluh-рuluh tаhun lamanya. Tіdаk hаnуа kubаh yang mеmрunуаі bahan beton saja,pada masjid Al-Falah іnі tеrdараt pula ѕеbuаh kubah yang memiliki bаhаn flаnnеl еnаmеl.


Tуре kubаh semacam іnі ѕаngаt bаnуаk dіраkаі оlеh bеbеrара mаѕjіd-mаѕjіd іndаh уаng lаіn уаng bеrаdа di Indonesia. Yаng mana kubah jеnіѕ flаnnеl еnаmеl іnі mеmрunуаі ketahanan yang sangat kuаt уаknі kuаt tеrhаdар kеruѕаkаn аkіbаt erosi аtаu guncangan yang kuat kаrеnа gеmра,уаng mana hal іnі dараt mеmbuktіkаn bіlа kubаh tуре іnі begitu раѕ bіlа dіраkаі untuk mаѕjіd уаng lеtаknуа dі daerah уаng rіѕkаn bеrlаngѕung gеmра.


Tidak hаnуа bаgіаn kubah dі аtаѕ saja,namun juga ada kubаh yang tаk kаlаh kuаt уаng mаnа tеrbuаt dari bahan utama GRC yang bеgіtu ѕаngаt рорulеr hіnggа sekarang іnі yang mana bаhаn GRC іnі merupakan bahan yang tepat untuk dіjаdіkаn kubаh mаѕjіd dаn jugа tаk kаlаh kuаt dengan kubа уаng tеrbuаt dari bаhаn bеtоn bertulang.


Bаhаn dаrі kubаh GRC adalah bеtоn GRC аtаu (Glаѕѕfіbrе Rеіnfоrсе Cоnсrеtе) іаlаh реnіngkаtаn tehnologi bеtоn уаіtu tуре beton fіbеr уаng dibarengi oleh реnguаt serat dаrі fiberglass. Keutamaan karakter bеtоn GRC аdаlаh lеbіh mudаh dan ulеt уаng mаѕіh kuаt serta bisa diciptakan dеngаn bentuk lеmbаrаn tіріѕ.

Dеngаn kubаh type іnі ѕеmаkіn lеbіh gаmраng реmаѕаngаnnуа ѕеrtа bеrtаmbаh сераt dіbаndіng kubаh bеrbаhаn bеtоn.

Read More

Jual Bibit Rambutan Kapulasan Harga Murah

Tanaman Buah Rambutan kapulasan adalah salah satu varietas lain dari buah rambutan,yang mana rambutan jenis ini merupakan varietas rambutan yang memiliki rasa yang asam dan bagian kulit biji nya tidak mengelupas seperti kebanyakan jenis rambutan pada umumnya. Rambutan kapulasan ini tidak juga dapat disilangkan dengan jenis rambutan lainnya.

Jual Bibit Rambutan Kapulasan Harga Murah

Pohon rambutan kapulasan adalah pohon yang rata-rata memiliki ketinggian hingga mencapai 15 – 36 m, memiliki bagian daun yang lebih kecil jika dibandingkan dengan jenis rambutan lainnya. 

Baca Juga: Harga Bibit Durian Sitokong

Daun pada tanaman rambutan yang tersusun secara spiral, mempunyai tulang daun yang sedikit menyirip, dan rata-rata juga memiliki panjang tangkai daun hingga mencapai 11 cm. Lalu pada bagian daun dari pohon rambutan kapulasan ini memiliki ukuran antara 4 cm –hingga 20 cm x 2 cm – 11 cm. 

Bunga dari pohon rambutan kapulasan ini tidak memiliki sebuah mahkota. Bunganya memiliki benang sari sebanyak 5 – 8 dan putik sebanyak 2 – 3. Buah rambutan kapulasan ini berbentuk bulat dan jorong, memiliki rasa daging buah yang manis agak asam, dan memiliki rambut yang kecil – kecil tidak selebat seperti jenis rambutan lainnya. Karena hal ini rambutan kapulasan sering disebut juga sebagai rambutan botak.

Manfaat Buah Rambutan Bagi Kesehatan

 1. Mencegah Penyakit Jantung

Tanaman buah rambutan Kapulasan adalah buah yang banyak memiliki kandungan vitamin C serta kandungan senyawa polifenol yang cukup dominan,kandungan vutamin C pada buah rambutan Kapulasan ini dapat mencapai 40 persen untuk setiap 100 gram-nya. Persentase ini setidaknya telah memenuhi sebanyak 66% dari angka kebutuhan gizi harian yang disarankan untuk manusia dewasa.

Namun, ada hal begitu menarik lainnya terkait dengan kandungan vitamin C pada buah rambutan Kapulasan tersebut. Ternyata, vitamin C ini juga menghasilkan manfaat tersendiri khususnya pada buah rambutan Kapulasan,yakni menyehatkan organ jantung. Ya, penyakit jantung ini merupakan momok menakutkan bagi seluruh umat manusia. Khususnya bagi mereka yang sudah berusia setidaknya menginjak 30 tahun ke atas, oleh karena itu perlu adanya kewaspadaan dan juga memperhatikan pola makan keseharian,karena serangan jantung ini acap kali datang secara tiba-tiba dan tak di sangka-sangka.

2. Membersihkan dan Menjaga Fungsi Ginjal

Manfaat rambutan Kapulasan yang lain juga bisa anda rasakan,ketika anda sedang mengalami gangguan terutama pada fungsi ginjal. Hal semacam ini memang harus menjadi perhatian lebih,mengingat bahwa fungsi utama  ginjal adalah Sebagai tempat terjadinya proses detoksifikasi, maak organ pada ginjal pun harus selalu berada dalam kondisi prima dan bugar, atau kalau fungsi ginjal ini tidak stabil lagi,maka racun-racun yang ada di dalam tubuh akan menyebar dengan mudahnya dan bisa mengganggu jaringan tubuh lainnya.

3. Mengobati Morning Sickness Khusus Ibu Hamil

Morning sickness adalah gejala awam yang mana gejala semacam ini kerap sekali dialami oleh para ibu hamil berupa rasa pusing,mual, dan lemas. Maka,dengan rutin mengkonsumsi buah rambutan Kapulasan maka hal tersebut bisa menjadi salah satu solusi untuk meredakan gejala morning sickness secara berkala

Ya, ini dia manfaat rambutan Kapulasan untuk ibu hamil. Kandungan zat besi yang terdapat di dalam buah rambutan Kapulasan ini secara optimal mampu mengatasi rasa pusing, mual, dan letih yang acap kali dialami para ibu-ibu hamil, terutama pada waktu pagi hari. Zat besi yang ada di buah rambutan Kapulasan ini juga berfungsi untuk meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah.

Read More

Harga Bibit Durian Sitokong

Buah Durian jenis sitokong merupakan varian unggul dari buah durian yang mana pengambilan nama dari sitokong ini terjadi cukup lama dan sangat akrab untuk kalangan pecinta buah durian terutama pada tahun 1980-an,yang mana jenis durian sitokong ini merupakan salah satu jenis unggulan dari buah durian yang terkenal khsuus nya di Pulau Jawa yang terjadi sejak awal tahun 1980 an,lalu kemudian sedikit tergerus pada masa awal kedatangan jenis baru yakni durian montong dari negara Thailand,yang sempat membuat pamor dari durian sitokong ini meredup di tanah air.

Harga Bibit Durian Sitokong

Sejarah menyatakan bahwa buah durian sitokong tercatat merupakan varian buah durian yang sangat terkenal hingga ke pelosok Nusantara,hal ini dikarenakan jenis durian sitokong ini mempunyai keistimewaan yang terletak pada aromanya yang berbau cukup unik. Buah durian sitokong ini dominan sekali berbentuk bulat dan lonjong dengan memiliki warna sedikit hijau muda dan mempunyai berat buah sekitar 3 hingga 5 kg terlebih untuk bagian dalam,durian sitokong ini mempunyai daging buah yang cukup padat dan ketebalannya hingga mencapai 1,5-2 cm.

Jenis durian ini tergolong jenis durian yang sangat baik untuk diawetkan dan juga diproses hingga menjadi beragam jenis makanan seperti asinan, es krim, kue dan juga pelengkap jenang dodol.

Tanaman durian sitokong ini merupakan varietas durian yang  dalam bahasa Latin dijuluki dengan sebutan Durio sp ,durian sitokong ini merupakan  salah satu jenis tanaman buah yang tergolong ke dalam keluarga Malvaceae yang mana pada awalnya menyebar secara luas dari Asia Tenggara. Tanaman ini sempat diberi dengan gelar sebagai ‘King of Fruits’ hal ini disebabkan karena mempunyai ukuran buah yang sangat besar dengan kulit luar yang dikelilingi dengan duri-duri tajam.

Baca Juga: Morfologi Bibit Kopi Arabika

Untuk bagian biji dari durian sitokong ini juga dapat dibakar atau bahkan direbus lalu kemudian dapat dimanfaatkan sebagai bahan utama dalam pembuatan camilan atau juga bisa sebagai bahan utama pembuatan tepung,dan dipercaya lebih gurih dibandingkan dengan tepung terigu.

Sementara itu, pada bagian kulit luar durian sitokong ini juga bisa dimanfaatkan dengan cara dikeringkan terlebih dahulu,lalu kemudian dimanfaatkan menjadi salah satu bahan bakar tradisional atau berguna di kala sedang mengasapi hidangan ikan laut yang di proses dengan metode pengasapan,pada bagian pucuk daun durian sitokong yang masih muda juga bisa direbus dengan cara dijadikan sebagai lalapan atau sebagai minuman jamu tradisional.

Durian sitokong ini cenderung cepat sekali untuk tumbuh dan juga mudah dalam hal pemeliharaannya sehingga nantinya durian jenis ini  bisa dibudidayakan secara besar-besaran. Dalam hal penanaman nya agar supaya nanti masa produksinya bekerja secara optimal,maka diperlukan rentang atau jarak tanam sekitar 10 sampai 15 meter,dengan begitu maka dapat di fungsikan untuk semua bibit durian sitokong sama-sama mendapat asupan oksigen dan dapat terpenuhi secara keseluruhan pastikan pula untuk senantiasa memastikan bahwa hal itu dilakukan saat bibit durian sitokong akan ditanam.

Perawatan secara teliti juga perlu anda lakukan antara lain dengan cara pemupukan dan pemberian pupuk kompos sebanyak 1 tahun sekali, lalu juga tambahan seperti pupuk NPK usahakan agar di beri pada awal musim penghujan dan juga di  akhir musim penghujan, penyiangan pada gulma tiap 1-2 minggu sekali, dan penyiraman/pengairan secara periodik.

Jenis tanaman pada durian sitokong ini memiliki bentuk bulat panjang dan dominan berwarna hijau kekuning-kuningan. Mempunyai bentuk duri kulit buah  mirip seperti kerucut dan tertata begitu rapat. Lalu kemudian mempunyai ketebalan kulit buah yang sedang, kira-kira sekitar 5 – 8 mm. Dalam 1 buah durian sitokong terdapat 5 juring dengan masing-masing jumlah ponggenya sebanyak 5 – 33 buah.

Bentuk biji buah durian ini dominan berbbentuk sedikit lonjong dan rata-rata mempunyai ukuran yang relative lebih kecil dibandingkan durian montong. Daging buah durian ini juga tak kalah manis nya daripada durian musangking,serta mempunyai aroma harumnya cukup tebal, tidak berair, berlemak, bertekstur halus, dan berwarna kuning.

Kali ini kami akan memberikan sedikit info menarik tentang manfaat buah Durian jenis Sitokong

Efektif Untuk Mencegah dan Melawan Kanker

Durian Sitokong ini dipercaya kaya akan kandungan resveratrol dan bahkan kandunagn etrsebut melampaui kandungan yang ada pada durian montong, yang mana senyawa tersebut sebenarnya masih sejenis antioksidan yang berfungsi untuk mencegah kesepatan akan pertumbuhan sel kanker yang ada di dalam tubuh. Kandungan semacam ini juga berfungsi secara optimal untuk menghalau adanya sebuah radiasi berbahaya seperti paparan dari sinar ultraviolet A (UVA) dan B (UVB) dari sengatan langsung sianr matahari. Paparan radiasi tersebut berisiko menyebabkan kanker kulit.  

Membantu pencernaan

Dilansir dari data komposisi pangan Indonesia, di dalam 100 gr buah Durian Sitokong mengandung 28 mg vitamin C yang mana dengan takaran seperti itu dapat membantu proses pencernaan terlebih pada ibu hamil.

Buah Durian Sitokong juga dapat membantu akan permasalahan pencernaan pada ibu hamil seperti halnya memudahkan buang air besar, menurunkan kemungkinan penyakit dan gejala sembelit, dan juga masalah pencernaan lainnya.

Mengurangi morning sickness

Selain manfaat di atas,di dalam buah Durian Sitokong juga banyak memiliki  kandungan vitamin seperti  vitamin B6 yang sangat baik pada Durian Sitokong dapat membantu ibu hamil dan juga dapat mencegah morning sickness atau mual selama kehamilan.

Membangun saraf janin

Kandungan karoten yang ada di buah Durian Sitokong ini sangat tinggi dengan begitu nmaka zat semacam ini penting untuk perkembangan janin.

Dengan rutin mengkonsumsi buah Durian Sitokong pada saat sedang hamil pun bisa bermanfaat untuk membangun saraf janin, otak, dan juga memperkuat sistem kekebalan tubuh dan janin.

Mencegah penyakit jantung

Buah Durian jenis Sitokong ini ternyata juga bisa mencegah anda dari serangan penyakit jantung dan bahkan lebih efektif dibandingkan jenis durian lainnya. Pasalnya, di dalam buah Durian Sitokong ini sangat banyak manfaat yang cocok untuk mengatasi penyakit jantung akibat diabetes,salah satu senyawa yang ada di durian sitokong ini secara efektif dapat menurunkan kolesterol jahat atau kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein). secara maksimal.

Maka,dengan rutin mengkonsumsi buah Durian Sitokong,maka kadar kolesterol jahat ini akan secara berangsur menurun di dalam darah Anda secara berkala.

Mencegah penyakit asma

Manfaat buah Durian Sitokong yang lain juga bisa mencegah adanya penyakit di area sekitar pernapasan,sesak nafas dan asma .Beberapa pakar kesehatan WHO juga sudah menjelaskan jika di dalam kandungan durian jenis sitokong ini mempunyai banyak kandungan kimia memiliki manfaat secara optimal bisa melegakan pernapasan dalam kurun waktu yang relatif singkat

Mengatasi penyakit diabetes

Apakah Anda penderita diabetes? Jika iya,maka anda harus rutin untuk mengkonsumsi buah Durian Sitokong minimal 1 minggu 3 kali,karena buah Durian Sitokong ini efektif untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi,  Hal ini dikarenakan manfaat Durian Sitokong bisa menurunkan kadar gula dalam darah anda.

Meningkatkan daya tahan tubuh

Karena mengandung antioksidan yang disebut dengan polifenol dan juga kandungan vitamin C yang cukup banyak, maka sudah pasti bahwa buah Durian Sitokong ini sangat bermanfaat untuk menjaga agar daya tahan tubuh tetap dalam kondisi sehat dan bugar. Dengan begitu,maka daya tahan tubuh akan tercipta sangat kuat dan tidak mudah sakit, dengan begitu maka tubuh akan jauh lebih kuat dalam melawan infeksi, sehingga tidak mudah jatuh sakit.

Read More

Mengintip Sejarah Masjid Agung Tasikmalaya

Masjid Agung Kota Tasikmalaya merupakan salah satu bangunan masjid yang mempunyai sejarah panjang yang mana secara bersamaan mendampingi proses perkembangan yang ada di daerah Tasikmalaya. Masjid ini dibangun oleh Bupati Sumedang, Raden Tumenggung Aria Surya Atmadja lalu kemudian diserahkan kepada Patih Tasikmalaya, Patih Demang Sukma Amijaya.

Mengintip Sejarah Masjid Agung Tasikmalaya

Hingga kini masjid agung Tasikmalaya ini tercatat telah mengalami setidaknya lima kali proses renovasi, yakni tahun pada tahun 1923, 1973, 1982, dan 2000. Adapun pada tahun 1977 renovasi besar-besaran dilaksanakan karena adanya ebncana alam berupa gempa bumi dengan kekuatan yang hebat yang mana menyebabkan bangunan masjid ini rusak parah,namun tidak sampai rrata dengan tanah dan bagian-bagian atap masjid mengalami retak yang cukup parah. Kondisi masjid tidak mungkin diperbaiki dengan hanya mengandalkan renovasi tambal sulam. Akhirnya, masjid ini diruntuhkan secara total dan dibangun ulang dengan desain yang merubah total wajah masjid Agung Tasikmalaya ini.

Saat ini masjid agung Tasikmalaya telah menjelma menjadi sebuah ikon serta landmark Kota Tasikmalaya. Letak masjid yang sangat strategis dan berada di pinggir jalan protokol pusat kota, serta pemberian aksen warna kuning emas pada bagian atap masjid, dan juga terdapat empat buah menara yang sangat mirip dengan menara yang berada di area Masjidil Haram,maka dengan ini telah membuat masjid ini menjadi pusat perhatian terutama di Kota Tasikmalaya.

Di samping itu,masjid agung Tasikmalaya ini juga mempunyai nilai estetika yang jauh lebih elegan, serta sangat detail dalam hal arsitektur bangunan masjid dan juga sedikit menekankan pada makna filosofis ajaran agama islam. Lima buah atap mencerminkan sebuah kewajiban akan pentingnya shalat lima waktu dan lima perkara yang tertuang pada rukun Islam. Sedangkan untuk simbol empat menara bermakna empat ilmu, yakni ilmu bahasa Arab, syariat, sejarah, dan al- hikmah atau filsafat.

Pada tiga bagian menara masjid ini juga mencerminkan tingkat kesempurnaan seorang muslim, yakni iman, Islam, dan ihsan. Menara pada masjid agung Tasikmalaya ini juga tak luput dari nilai filosofis yang mana menara ini mempunyai tinggi mencapai 33 meter yang mana hal ini menyimbolkan jumlah dzikir kepada Sang Pencipta dalam bentuk tasbih, tahmid, dan takbir.

Masjid ini pun juga memiliki fungsi dalam urusan sosial yang mana berfungsi untuk kebaikan dan kesejahteraan khusus nya bagi masyarakat sekitar Kota Tasikmalaya. Oleh karenanya, rumah ibadah ini juga dilengkapi areal taman mini dan juga dilengkapi oleh pepohonan yang akan membuat suasana menjadi lebih rindang dan sangat asri,sehingga hal ini dapat menjadikan masjid ini lebih teduh dan nyaman. Di salah satu bagian taman terdapat juga sebuah pendopo tempat meletakkan sebuah bedug. Yang mana Bedug tersebut sempat meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai bedug terbesar di Indonesia.

Masih ada prestasi lain yang membanggakan. Pada tahun 2006, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) meraih penghargaan juara umum se-Jawa Barat karena dinilai telah berhasil memberdayakan umatnya melalui berbagai kegiatan sosial dan ekonomi, salah satunya adalah dengan mendirikan sebuah koperasi berbasis agama islam.

Jika dilihat dari segi bangunannya, masjid Agung Kota Tasikmalaya ini setidaknya memiliki desain yang dinilai cukup kontemporer yang mana berdiri megah di atas lahan seluas 7.215 meter persegi. Sedangkan untuk luas dari bangunan masjid tersebut mencapai 2.456 meter persegi.

Proses pembangunan masjid Agung Kota Tasikmalaya ini pertama kali dibangun pada masa pemerintahan Raden Tumenggung Soeria Atmadja. Pada saat itu beliau adalah seorang Bupati Sumedang.

Lalu seiring dengan proses pembangunan masjid tersebut akhirnya selesai pada tahun 1888 Masehi atau di tahun 1307 Hijriyah. Namun setelah rampung dan diresmikan, ternyata masjid Agung tersebut diserahkan kepada Patih Tasikmalaya yang bernama Raden Demang Soekma Amidjaja yang merupakan penghulu Raden Aji Aboebakar.

Pada awalnya bangunan masjid Agung Tasikmalaya sangat mirip dengan masjid bersejarah lainnya yang mengadopsi gaya dari bangunan masjid Agung Demak. Hal tersebut dikarenakan masjid tersebut dibangun pada masa dahulu dan mengacu pada referensi struktur dari bangunannya kepada masjid Agung Demak.

Nah, sejak Juni 2017. Masjid ini sudah mempunyai satu unit stasiun televisi, yakni bernama Tasik city TV yang mana saling bekerja sama dengan TVKU yang berbasis di kota Bandung.

Berdirinya atau pembangunan masjid ini masih ada kaitannya dengan sebuah bangunan Masjid Besar di wilayah Tasikmalaya yang secara kebetulan berada di kota Tasikmalaya.

Sejatinya Masjid Agung Tasikmalaya ini mempunyai nilai filosofis yang lebih dibandingkan dengan beberapa bangunan lainnya yang tentunya masih berada di sekitar kota Tasikmalaya. Selain itu, pada kubah masjid utama tersebut di kelilingi oleh ke enam menara yang menjulang tinggi menghasilkan sebuah bangunan masjid yang menakjubkan layaknya seperti suasana di negeri dongeng yang berada di kota Tasikmalaya.

Dikisahkan bahwa Kabupaten Tasikmalaya adalah salah satu dari sekian banyak kota yang memiliki hubungan erat dengan salah satu wali songo, yaitu Sunan Sunan Gunung Jati. Meskipun sebenarnya sunan Sunan Gunung Jati ini tidak hanya bermuara saja di kota Tasikmalaya,tapi hingga ke Kabupaten Bojonegoro.

Sunan Gunung Jati merupakan salah satu sunan yang gemar berdakwah dan juga menyebarkan agama islam,namun akan tetapi beliau juga sering sekali berdakwah di berbagai tempat lainnya yang berada di Luar Pulau Jawa. Namun karena Sunan Sunan Gunung Jati wafat dan dimakamkan di Tasikmalaya, maka tak jarang mereka juga masyarakat lokal banyak yang menyebutnya dengan sebutan Sunan Tasikmalaya. Pada masa ketika beliau masih hidup, Sunan Gunung Jati juga mana dahulunya merupakan tempat mendirikan sebuah masjid yang bernama masjid Astana,dan masjid ini berada di kompleks pemakaman Sunan Gunung Jati.

Dalam menyampaikan dakwahnya, Sunan Gunung Jati atau yang memiliki nama Syarif Hidayatullah selalu menggunakan alat musik tradisional khas Tanah Jawa yang disebut dengan Bonang Nah,dengan alat musik tersebut (yang keadaanya hampir sama dengan sunan bonang)

Yang mana .merupakan sejenis gamelan yang terbuat dari bahan kuningan atau besi lalu jika dipukul menggunakan kayu maka akan menghasilkan suara yang sangat merdu. Alat itulah yang digunakan Sunan Sunan Gunung Jati untuk menyebarkan agama Islam sembari berdakwah.

Karena pada saat itu Sunan Gunung Jati ketika akan berdakwah maka beliau akan memulai terlebih dahulu dengan diiringi alunan suara merdu dari alat tersebut, maka para penduduk datang dan mendengarkannya serta Sunan Gunung Jati pun mengajarkan berbagai tembang yang berisi ajaran-ajaran tentang agama islam.

Gaya arsitektur di masjid agung Tasikmalaya ini juga tidak terlepas dari ciri khas Nusantara,yang mana hal ini dapat anda temui pada pintu dan juga mimbar yang terbuat dari kayu dengan ornamen ukiran khas Jawa. Di sayap mihrab terdapat tangga dari bahan kuningan yang mana hal tersebut mencirikan gaya khas ornamen Jawa Klasik.

Masjid Agung Tasikmalaya, yang pada awalnya bernama Masjid jami’, kini tak sekedar masjid yang berdiri megah, namun juga sekaligus menjadi simbol semangat religius masyarakat Tasikmalaya.

Read More

List Harga Kubah Masjid Al-Falah Jambi

Masjid Agung Al-Falah merupakan bangunan masjid yang termasuk salah satu banguna masjid terbesar yang berada di Provinsi Jambi. Masjid ini juga dikenal juga dengan Masjid yang mempunyai 1.000 kemegahan berupa Tiang,meskipun jumlahnya tiang yang ada didalamnya total hanya mempunyai 256 buah saja.

Tempat masjid ini berada tepat di Jln. Sultan Thaha Nomor 60 Legok, Jambi. yang mana sebenarnya bangunan masjid ini hanya sebuah masjid yang berbentuk seperti halnya pendopo terbuka yang mana didalamnya juga terdapat beberapa tiang penyangga dan juga  terdapat salah satu kubah masjid yang mempunyai ukuran cukup besar yang mana pada bagian atapnya menjulang tinggi. Ide pembangunan masjid ini

Masjid yang disebut sebagai salah satu kebanggaan buat penduduk sekitar Jambi ini berada di lahan  dengan luas mencapai 26.890 M2 yang mana lokasi tersebut sebenarnya mempunyai luas hingga 2,7 Hektar. Sesaat luas bangunan masjidnya adalah 6.400 M2 yang memiliki ukuran 80m x 80m, hingga dapat menyimpan sampai 10 ribu jamaah.

Usut punya usut,kubah masjid yang ada di masjid Al-Falah Jambi ini menggunakan kubah jenis enamel,yang mana bahan ini merupakan bahan yang cukup umum dan masif di jumpai di berbagai macam pekerjaan dalam bidang konstruksi.

Penggunaan kubah berbahan enamel ini di adaptasikan karena mempunyai keunggulan dan mempunyai rangka type space frame ball join. Adapun keunggulan dari tipe rangka space frame di bandingkan tipe rangka lainnya yaitu :

  • Karena space frame ball join sangat ringan, sehingga struktur space frame ball join dapat digunakan dalam bentang yang panjang.
  • Space frame ball join juga merupakan system struktural berupa elemen linear, sehingga gaya yang terjadi dapat diteruskan menjadi elemen tiga dimensi
  • Space frame ball system merupakan konstruksi rangka ruang yang terdiri dari tiga elemen, yaitu : elemen bola dua (ball join), batang pipa (member), dan connector set, yang susunannya seperti gambar berikut ini.
  • Tahan hingga 100 tahun dan mempunyai tampilan estetikan yang bagus
  • Fleksibel karena bentuknya dapat di pesan sesuai keinginan
  • Pemasangannya cepat dan mudah karena menggunakan system knock down/bongkar pasang.

Masjid Al-Falah jambi ini pun  juga tidak mempunyai dinding. Sebab sekat yang ada ini berada bagian sisi barat sebelah mihrab atau dalam hal lain berada di tempat imam sholat yang terbuat dari bahan gebyog atau kayu yang mempunyai ukir.

Namun,akan tetapi itu pun juga tidak seutuhnya sudah mencapai puncak pilar. Hanya saja terdapat tiga perempat dinding saja yang mana sudah tertutup oleh sekat. Setelah itu untuk 3 bagian yang lain sudah dipenuhi oleh tiang dari bermacam-macam.

Lantai bawah pada masjid Al-Falah ini merupakan tempat yang hingga  kini digunakan sebagai ruang utama masjid. Sedangkan, lantai atasnya sebagai tempat untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan keislaman, seperti pengajian kaum bapak dan kaum ibu setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu ba’da subuh. Pengajian Al-Qur’an bagi para remaja, biasanya diselenggarakan setiap hari Rabu, Kamis, dan Sabtu malam. Khusus pengajian buat masyarakat umum diselenggarakan setiap hari Senin ba’da subuh.

Sebuah catatan sempat menghiasi cerita tentang Masjid Al-Falah ini,yang mana terjadi pada masa lalu,diceritakan  bahwa terdapat satu keunikan berupa sebuah tradisi bagi warga Kota Jamb.

Yang jarang sekali dilakukan oleh warga di Kota lain,yang mana tradisi ini terjadi sampai sekitar tahun 1980-an, yakni pada setiap datang waktu berbuka puasa (Ramadhan) pasti dilakukan atraksi semburan api dan juga pembakaran petasan yang mempunyai ukuran sangat bervariasi.

Bangunan Kubah Masjid

Untuk bangunan kubah masjid ini, diambil dari bahan beton. Yang mana sebetulnya masih tetap terdapat sebuah bahan baku lainnya yang jauh lebih indah serta bertahan hingga cukup lama sampai hingga berpuluh-puluh tahun lamanya. Tidak hanya kubah yang mempunyai bahan beton saja,pada masjid Al-Falah ini terdapat pula sebuah kubah yang memiliki bahan flannel enamel.

Type kubah semacam ini sangat banyak dipakai oleh beberapa masjid-masjid indah yang lain yang berada di Indonesia. Yang mana kubah jenis flannel enamel ini mempunyai ketahanan yang sangat kuat yakni kuat terhadap kerusakan akibat erosi atau guncangan yang kuat karena gempa,yang mana hal ini dapat membuktikan bila kubah type ini begitu pas bila dipakai untuk masjid yang letaknya di daerah yang riskan berlangsung gempa.

Tidak hanya bagian kubah di atas saja,namun juga ada kubah yang tak kalah kuat yang mana terbuat dari  bahan utama GRC yang begitu sangat populer hingga sekarang ini yang mana  bahan GRC ini merupakan bahan yang tepat untuk dijadikan kubah masjid dan juga tak kalah kuat dengan kuba yang terbuat dari bahan beton bertulang.

Nah,ketika membahas perihal bangunan yang ada pada kubah,maka tak lengkap rasanya jika banyak orang awam yang sampai saat ini belum mengetahui secara detail mengenai tips bagaimana memilih jasa kontraktor yang bekerja secara profesional dan terpercaya. Nah,berikut  ini kami ulas tentang beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan terlebih dahulu saat memilih jasa kontraktor kubah masjid.

Mendengar kemauan client

Yang pertama-tama ketika Anda sudah fix akan memesan bangunan kubah masjid,maka yang akan di dengar oleh pemborong kubah masjid adalah mendengar terlebih dahulu tentang apa kemauan anda. Kebanyakan para pemborong bangunan ini akan mencatat dan juga memberikan kepada Anda saran atau masukan.

Survey Terlebih Dahulu
Dalam memilih jasa kontraktor kubah masjid,maka sebaiknya survey terlebih dahulu dengan cara melihat hasil pekerjaannya. Dan tentunya hal ini akan membuat kubah masjid yang akan anda bangun akan memilki kualitas bagus dengan pengerjaan proyek yang profesioanl pula,dan juga anda dapat melihat serta mengevaluasi hasil pekerjaan mereka apakah layak untuk Anda pilih. Jika memang tidak memiliki kualitas, maka anda harus segera dapat mencari pembuat kubah masjid yang lain. Pilihlah jasa kontraktor yang memiliki pengalaman cukup dan bekerja secara profesional.

Bertanya Kepada Teman atau Kenalan 
Hal ini tidak ada salahnya jika anda bertanya terlebih dahulu dengan teman atau sanak saudara  yang secara kebetulan pernah menggunakan jasa kontraktor kubah masjid yang akan Anda pilih. Dengan adanya sebuah konsultasi kepada orang yang sebelumnya sudah mempunyai pengalaman, Anda dapat memilih mana pembuat kubah yg dapat di andalkan. Anda juga bisa untuk meminta sebuah saran kepada rakan atau saudara untuk mencari jasa kontraktor pembuat kubah masjid yang bagus dan terpercaya. Kebanyakan orang akan memberikan infonya berdasarkan pengalaman. Dan pengalaman dari orang yang pernah memakai jasa layanan tersebut sangat Anda perlukan sebagai saran dan langkah pertimbangan.

Jangan Tergiur Harga Murah
Karena harga yang murah akan maka korelasi nya secara langsung akan berdampak terhadap material dan juga bahan yang ada dipasaran, maka dengan ini anda harus berhati-hati dan tetap selektif dalam memilih yang jasa serta material yang terbaik. Cek penawaran harga mereka apakah sesuai dengan spesifikasi yang hendak ditawarkan.

Pilih yang Menggunakan Bahan Berkualitas.
Anda juga perlu untuk mengetahui secara detail tentang tahapan pemasangan kubah,dan pastikan jasa yang anda gunakan merupakan jasa yang benar-benar memahami tentang perhitungan kekuatan struktur baik bidang dan bahannya,bukan berdasarkan asumsi dan perkiraan saja. Tentunya pembuat kubah yang bagus ini sudah pasti akan menggunakan bahan yang memiliki kualitas terbaik dan kok0h. Kalau Anda merasakan

Read More